Selasa, 01 September 2015
Admin

Event ABC akan dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2015 s/d 25 Oktober 2015 di Universitas Indonesia


Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly melantik 90 Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Setelah dilantik, Yasona berpesan agar para pejabat baru tersebut bisa melakukan penyerapan anggaran secara baik dan optimal. Menurutnya penyerapan anggaran yang optimal akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Untuk meningkatkan serapan anggaran kita secara secara baik. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya saat memberikan amanat usai pelantikan di Gedung Kemenkumham di Jakarta, Selasa (1/9).
Menurutnya, walaupun memperoleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta belanja modal yang besar, tak akan bermanfaat apabila tidak dilakukan dengan meningkatkan serapan anggaran yang baik. Namun, Yasonna mengingatkan, agar dalam melakukan penyerapan anggaran para pejabat tetap bisa memperhatikan prinsip kehati-hatian, inovasi, dan kreasi yang baik.
Pejabat di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, kata Yasonna, dituntut untuk melakukan sejumlah hal yang strategis agar dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Selain itu, Kemenkumham harus menjadi pengungkit keberhasilan pemerintah dalam memenuhi janjinya untuk mensejahterahkan rakyatnya.
“Memperoleh APBN yang besar dan belanja modal yang besar tetapi itu pun hanya bermanfaat apabila kita melakukan serapan anggaran yang baik tanpa meninggalkan prinsip akuntabilitas, ketelitian, dan kehati-hatian,” jelasnya.
Yasonna juga berharap agar program-program yang direncanakan dapat segera diimplementasikan. Ia juga berharap, para pejabat yang baru dilantik tersebut bisa berkontribusi secara optimal khususnya dalam rangka meningkatkan kinerjanya masing-masing di satuan kerja. Tak hanya itu, sebagai organisasi, tiap satuan kerja juga diminta untuk meningkatkan kapasitasnya dalam melakukan tugas dan wewenangnya masing-masing.
“Saya berharap saudara dapat berkontribusi lebih optimal dalam meningkatkan kinerja di satuan kerja dimana saudara ditempatkan,” lanjutnya.
Yasonna tidak menampik kalau ada sejumlah pejabat yang tidak puas dengan mutasi dan penempatan yang dilakukan pada saat ini. Namun untuk itu, dia berpesan agar bisa menggunakan kesempatan yang diberikan dengan se-optimal mungkin. Sebab, pejabat yang baru dilantik ini adalah pejabat terbaik yang mana telah lulus dan berhasil menempuh evaluasi kinerja dan assessment uji kompetensi.
“Tunjukan bahwa saudara dimanapun ditempatkan mampu meriah prestasi, mampu mengubah lebih positif. Tunjukan melalui prestasi, sekali lagi melalui prestasi,” tekannya.
Atas dasar itu, Yasonna akan terus melakukan evaluasi atas kinerja-kinerja para pejabat. Sebab, harapan besar bagi Kemenkumham berada di tangan-tangan pegawai dan pejabatnya. “Kita akan terus evaluasi karena hanya dengan evaluasi kita akan membawa bangsa ini membawa Kementerian Hukum dan HAM ini menjadi kementerian yang baik dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya.