Kamis, 21 Desember 2017  |  Penulis/Sumber : H. Jatmiko

MK Gelar Kembali Sidang Lanjutan Uji Materiil Aturan Asuransi Kecelakaan

Pemohon ajukan uji materiil ke MK karena dirinya merasa dirugikan oleh PT Jasa Raharja


(JAKARTA - KANAL HUKUM) Sidang  lanjutan uji materiil Penjelasan Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan digelar kembali oleh Mahkamah Konstitusi, Senin (18/12).

Sidang agenda Perkara Nomor 88/PUU-XV/2017 awalnya untuk mendengar keterangan Ahli dan Saksi Pemohon. Namun Pemohon menyatakan tak jadi menghadirkan mereka di persidangan yang dipimpin Ketua MK Arief Hidayat.

Permohonan ini diajukan oleh Maria Theresia Asteriasanti warga Surabaya. Dirinya merasa dirugikan karena PT Jasa Raharja menafsirkan Penjelasan Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 34/1964 tidak berlaku untuk kecelakaan tunggal. Pemohon merupakan istri dari Rokhim, korban kecelakaan yang meninggal pada 24 Juli 2017.

Penjelasan Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 34/1964 menyatakan:

“Yang mendapatkan jaminan berdasarkan Undang-undang ini ialah mereka yang berada di jalan di luar alat angkutan yang menyebabkan kecelakaan. Namun demikian, bila si korban ini telah dapat jaminan berdasarkan Undang-undang tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Nomor 33 tahun 1964, maka jaminan hanya diberikan satu kali, yaitu oleh dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang yang dimaksud dalam Undang-undang tersebut.”

Suami Pemohon kala itu sedang pulang dari tempat kerja dinihari dan mengalami kecelakaan tunggal. Akan tetapi, ketika Pemohon hendak meminta ganti rugi asuransi atas meninggal suaminya, hal tersebut tidak bisa terwujud. Jasa Raharja mengatakan sesuai dengan Penjelasan Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 34/1964 yang berhak mendapatkan santunan adalah orang yang berada di ‘luar alat angkutan".
 
Kanalhukum TV